Aksi Ambil Untung Bebani IHSG di Akhir Pekan


Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan Jumat (22/10).
Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan memproyeksikan aksi taking profit investor dan harga komoditas yang menurun jadi alasan lemahnya indeks.

"IHSG diprediksi melemah. Diperkirakan koreksi akan berlanjut terutama untuk saham di sektor komoditas yang juga didorong penurunan harga komoditas," kata Dennies seperti dikutip dari riset hariannya.

Dia memproyeksikan indeks saham bergerak di rentang support 6.555 dan resistance 6.725.

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyebut IHSG sedang dalam masa konsolidasi wajar. Ia menyebut indeks belum akan menyentuh rekor tertinggi sebab sentimen pendukung masih minim.

Ia memprediksi IHSG melaju di rentang support 6.472 dan resistance 6.691. Ada pun saham-saham pilihannya yaitu TLKM, BBNI, GGRM, AALI, JSMR, AKRA, dan ROTI.

Pada perdagangan sebelumnya, yakni Kamis (21/10), IHSG melemah ke 6.632 atau turun 23 poin atau turun 0,35 persen. Pelaku pasar asing mencatatkan beli bersih di seluruh pasar sebesar Rp531 miliar.

CNNIndonesia.com